Anak Kecil Ini Ikuti Atraksi Debus Banten Dalam Peringatan HUT RI Ke-72. Aksinya Bikin Kagum Penonton!! - KAMPUNG RUMASA
News Update
Loading...

Sunday, August 20, 2017

Anak Kecil Ini Ikuti Atraksi Debus Banten Dalam Peringatan HUT RI Ke-72. Aksinya Bikin Kagum Penonton!!

Banten memang unik dengan segala pesona yang dimilikinya, mulai dari tempat pariwisata, pusat peradaban, hinggan kesenian yang tiada duanya. Salah satu kesenian budaya yang sangat unik tersebut adalah Debus Banten.

Debus Banten dalam pesona masyarakat dianggap sebagai suatu ciri khas yang amat kental. Unsur seni dan unsur kekebalan terhadap pemainnya membuat Debus Banten mampu bersaing dengan kesenian ekstrim lainnya di indonesia maupun mancanegara.

Kesenian ini tumbuh dan berkembang sejak ratusan tahun yang lalu, bersamaan dengan berkembangnya agama islam di Banten.

Pada awalna kesenian ini mempunyai fungsi sebagai penyebaran agama, namun pada masa penjajahan belanda dan pada saat pemerintahan Sultan Agung Tirtayasa.

Seni beladiri ini digunakan untuk membangkitkan semangat pejuang dan rakyat banten melawan penjajahan yang dilakukan belanda.

Karena pada saat itu kekuatan sangat tidak berimbang, belanda yang mempunyai senjata yang sangat lengkap dan canggih. Terus mendesak pejuang dan rakyat banten, satu satunya senjata yang mereka punya tidak lain adalah warisan leluhur yaitu seni beladiri debus, dan mereka melakukan perlawanan secara gerilya.

Untuk itulah dianggap bahwa Debus banten dalam pesona masyarakat adalah sebuah seni beladiri yang turun-temurun.

Debus dalam bahasa Arab yang berarti senjata tajam yang terbuat dari besi, mempunyai ujung yang runcing dan berbentuk sedikit bundar. Dengan alat inilah para pemain debus dilukai, dan biasanya tidak dapat ditembus walaupun debus itu dipukul berkali kali oleh orang lain. Atraksi-atraksi kekebalan badan ini merupakan variasi lain yang ada dipertunjukan debus. Antara lain, menusuk perut dengan benda tajam atau tombak, mengiris tubuh dengan golok sampai terluka maupun tanpa luka, makan bara api, memasukkan jarum yang panjang ke lidah, kulit, pipi sampai tembus dan tidak terluka.

Mengiris anggota tubuh sampai terluka dan mengeluarkan darah tetapi dapat disembuhkan pada seketika itu juga, menyiram tubuh dengan air keras sampai pakaian yang melekat dibadan hancur, mengunyah beling/serpihan kaca, membakar tubuh. Dan masih banyak lagi atraksi yang mereka lakukan.

Share with your friends

Add your opinion
Disqus comments
Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done